Sistem Pendidikan Di Finlandia dan Hal-Hal yang Menjadikan Sistem Ini Terbaik Di Dunia

Salah satu unsur penunjang kehidupan manusia yang terpenting adalah pendidikan. Karena hal itulah setiap negara di dunia berupaya menciptakan sistem pendidikan yang terbaik demi menjadikan warga negaranya lebih baik. Salah satunya adalah sistem pendidikan di Finlandia yang berhasil menduduki peringkat pertama sebagai sistem pendidikan terbaik di dunia.

Lima Hal yang Menjadikan Sistem Pendidikan di Finlandia Menjadi Sistem Pendidikan Terbaik

Menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, tentu membuat orang bertanya-tanya bagaimana sistem pendidikan di Finlandia ini dijalankan. Apa yang membuat sistem ini berbeda dengan sistem di negara lainnya? Jawaban dari pertanyaan tersebut sebenarnya ada banyak sekali. Tapi di sini akan dibahas lima hal saja yang dianggap menjadi kunci kesuksesannya.

1. Tidak Adanya Tes Standarisasi

Pertama adalah tidak adanya tes standarisasi yang terkadang menjadi beban bagi seorang murid. Tes yang menjadi acuan bagi beberapa sistem untuk mengukur sejauh mana kemampuan murid-muridnya. Tentu hal ini sangat tidak efektkif, karena faktanya seorang murid justru hanya akan mencoba belajar hanya demi melewati tes tersebut, tanpa mempedulikan apa yang sebenarnya dipelajari.

Hal tersebut tentu hanya akan membuat waktu dari murid tersebut terbuang sia-sia. Sadar akan hal tersebut, maka Finlandia dengan tegas menghapus tes standarisasi ini dari sistemnya lalu kemudian menggantinya dengan penilaian lain. Penilaian ini dilakukan oleh guru di masing-masing kelas. Dimana guru-guru tersebut mengevaluasi kemampuan siswa berdasarkam minat yang dipilihnya.

2. Menanamkan Pentingnya Bekerja Sama Bukannya Berkompetisi

Salah satu sistem pendidikan yang sempat berhasil menggantikan posisi negara Finlandia adalah Korea. Tapi masyarakat dunia langsung menentang keras hal tersebut karena merasa dunia pendidikan di Korea benar-benar mengajarkan untuk berkompetisi bukannya bekerja sama. Hal tersebutlah yang membuat lembaga terkait kembali menjadikan sistem pendidikan di Finlandia sebagai yang terbaik.

Di Finlandia murid-murid diajarkan tentang penting bekerja sama dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Bahkan di Finlandia tidak ada yang namanya sekolah favorit atau guru terbaik. Karena memang pendidikan itu digunakan untuk menambah ilmu, dan bukannya menjadi ajang kompetisi yang justru membebani para siswa.

3. Memulai Pendidikan Di Atas Usia 7 Tahun

Salah satu gebrakan Finlandia dalam dunia pendidikan yang membuatnya ditiru oleh negara lain. Di Finlandia, negara ini benar-benar menerapkan prinsip biarkan anak-anak bermain sesuai umurnya dan bukannya terjebak di dunia sekolah. Hal ini dikarenakan mental anak-anak akan lebih mudah dan perkembangannya jauh lebih baik apabila sudah benar-benar merasa puas di dunianya.

Karena hal tersebutlah banyak murid SMP di Finlandia yang menamatkan pendidikannya di usia yang terbilang telat bila di Indonesia. Di Finlandia ini rata-rata murid kelas sembilannya berasa di rentang usia 16 – 17 tahun. Pemerintah Finlandia sepakat tidak ingin menjadikan anak kecil di negaranya sebagai robot yang terpaku dunia pendidikan.

4. Suasana Pendidikan yang Lebih Santai

Ada trend umum yang diciptakan oleh negara Finlandia terkait sistem pendidikannya yaitu, tidak stress, kurangnya resimentasi yang tidak perlu, dan hal merepotkan lainnya. Pemerintah Finlandia benar-benar menerapkan suasana pendidikan yang lebih tenang dan santai. Bersamaan dengan hal itu diharapkan murid-murid akan belajar lebih baik tanpa merasa dibebani.

Di Finlandia setiap 15 – 20 menit sekali guru-guru akan memperbolehkan muridnya untuk melakukan peregangan, atau sekedar berjalan-jalan mencari angin. Dengan metode ini dipercaya dapat mengembalikan fokus seseorang yang tadinya sudah mulai terpecah menjadi terkumpul kembali.

5. Pr yang Sedikit

Hal terakhir yang mungkin menjadi hal yang paling membuat iri semua orang di negara lain terkait sistem pendidikan di negara Finlandia ini adalah Pr yang sedikit. Pemerintah Finlandia menerapkan suatu peraturan dimana para murid tidak harus mempelajari semuanya dari sekolah. Ada beberapa hal yang bisa didapatkan di luar sekolah.

Karenya pemerintah Finlandia menerapkan kebijakan pr yang sedikit ini agar para murid bisa lebih mempelajari hal yang ingin dipelajarinya. Hal ini diharapkan mampu membuat murid lebih berkembang dibandingkan dengan hanya menghabiskan waktunya mengerjakan pr dan tugas sekolah yang menumpuk.

Itulah tadi lima hal yang menjadikan sistem pendidikan di Finlandia sebagai sistem pendidikan terbaik di dunia. Bayangkan bagaimana bila lima hal tersebut diterapkan di Indonesia, tentu akan terjadi banyak perubahan yang mungkin tidak selalu positif. Apapun itu, Finlandia benar-benar menerapkan prinsip bahwa manusia adalah manusia dan bukannya robot yang harus mempelajari semuanya.